Entitas HunianIA Demo. Periode laporan 2026-09-01 sampai 2026-09-30.
Laporan keuangan
Data contohLaporan berbasis jurnal untuk HunianIA Demo, dengan saldo neraca kumulatif sampai akhir periode.
Catatan atas laporan
Laporan ini disusun dengan mengacu pada struktur dan prinsip SAK EMKM yang relevan untuk kebutuhan manajemen. Konfirmasi kebijakan dan tanggung jawab pelaporan tetap berada pada pemilik usaha.
Laporan menggunakan basis akrual. Aset tetap diukur berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan; kas dan bank disajikan terpisah; kewajiban deposit tidak diakui sebagai pendapatan.
Pendapatan sewa diakui secara garis lurus sepanjang masa layanan. Invoice yang belum menjadi pendapatan tetap berada pada piutang atau pendapatan diterima di muka sesuai status siklus sewanya.
Aset tetap dan depresiasi disusun dari akun aset tetap, akumulasi penyusutan, serta beban penyusutan yang telah diposting. Konfigurasi subledger menggunakan metode garis lurus bila aset telah diatur di modul Aset.
Arus kas manajemen memakai mutasi debit-kredit akun kas dan bank pada periode berjalan; saldo akhir memakai akumulasi jurnal posted sampai 2026-09-30.
Piutang disajikan dari akun piutang aktif yang memiliki saldo material pada akhir periode.
Deposit penyewa disajikan sebagai liabilitas. Utang dan pendapatan diterima di muka tidak digabungkan dengan pendapatan operasional.
Ekuitas mencakup akun modal, prive, serta laba atau rugi kumulatif sampai akhir periode.
Daftar ini hanya menampilkan saldo neraca material agar CALK tetap ringkas dan tidak memenuhi laporan dengan angka nol.
Pendapatan periode berjalan Rp 1.375.000 Disajikan berdasarkan akun pendapatan yang memiliki saldo material.
Beban periode berjalan Rp 6.315.000 Daftar berikut hanya menampilkan akun beban dengan saldo material terbesar.
Arus kas ini adalah laporan manajemen tambahan berbasis mutasi akun kas dan bank, bukan klasifikasi arus kas SAK EMKM penuh. Cakupan dan metode tersebut ditampilkan secara eksplisit agar tidak disalahartikan sebagai laporan arus kas statutory.